Agustus 04. 2016


Dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 25/PMK.01/2014 tentang Akuntan Beregister Negara terdapat perkembangan yang berpengaruh bagi profesi Akuntansi di Indonesia.

Sosialisasi AMCI di Surabaya

Dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 25/PMK.01/2014 tentang Akuntan Beregister Negara terdapat perkembangan yang berpengaruh bagi profesi Akuntansi di Indonesia.

Di sisi lain, Indonesia telah memasuki era perdagangan bebas di kawasan Asia Tenggara melalui ASEAN Economic Community pada Desember 2015. Selanjutnya dalam persaingan pasar tunggal ASEAN tersebut, jasa Akuntansi telah disepakati untuk diperdagangkan lintas negara anggota sejak ditandatanganinya MRA on Accountancy pada 24 Agustus 2014. Dimana salah satu hal yang diatur dalam MRA on Accountancy tersebut adalah akuntan publik asing dapat mengajukan izin menjadi akuntan publik atau warga negara asing dapat terdaftar dalam Register Negara Akuntan apabila  telah ada perjanjian saling pengakuan antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah negara asal akuntan publik asing atau warga negara asing tersebut begitu pula sebaliknya.

Berdasarkan ketentuan article 6 ASEAN Mutual Recognition Arrangement on Accountancy Services, masing-masing negara anggota ASEAN harus membentuk Accountancy Monitoring Committee. Selanjutnya pemerintah Indonesia melalui Keputusan Menteri Keuangan telah membentuk Accountancy Monitoring Committee Indonesia (AMCI) yang mempunyai tugas menetapkan kebijakan, melakukan perancangan dan implementasi Pelaksanaan ASEAN Mutual Recognition Arrangement on Accountancy Services.

Adapun tujuan diselenggarakannya workshop Perkembangan Terkini Mutual Recognition Arrangement (MRA) Akuntansi ASEAN adalah guna memperkenalkan MRA Akuntansi dan proses aplikasi ASEAN CPA serta mengenalkan Accontancy Monitoring Committee Indonesia (AMCI) dalam rangka mendukung program pemerintah terkait Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) serta menjaring masukan dalam penyusunan rancangan assessment statement Indonesia.

Secara umum pelaksanaan kegiatan workshop "Perkembangan Terkini Mutual Recognition Arrangement (MRA) Akuntansi ASEAN" dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Workshop ini diikuti oleh 50 orang peserta yang merupakan para Akuntan Beregister (Ak.), Akuntan Publik (AP), Anggota Asosiasi/Pemegang Sertifikasi CA, CPA dan CPMA di Wilayah Jawa Timur dan sekitarnya;
2. Peserta workshop sangat antusias dalam mengikuti materi dan mengajukan pertanyaan selama pelaksanaan workshop tersebut serta menyambut baik akan adanya MRA ASEAN;
3. Kegiatan workshop ini sangat bermanfaat bagi para akuntan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya karena peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai perkembangan terkini Mutual Recognition Arrangement (MRA) Akuntansi ASEAN.

  




01 November 2016



13 September 2016



04 Agustus 2016

Dengan diterbitkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2011 tentang Akuntan Publik dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 25/PMK.01/2014 tentang Akuntan Beregister Negara terdapat perkembangan yang berpengar
 


© 2016 Copyright AMCI.
    All Rights Reserved.

Beranda | Profil | Asean CPA | Berita dan Artikel | FAQ | Kontak Kami | Registrasi